Manfaat Pembuatan ISO Dan Biayanya: Cari Tahu Disini!

Pembuatan ISO – Menjaga kualitas produksi adalah hal yang sangat penting di dalam dunia industri karena dari situlah akan timbul loyalitas konsumen. Demi mencapai tujuan tertinggi itulah seorang pemilik usaha akan membutuhkan informasi tentang pembuatan ISO dan biayanya.

Akan tetapi sayangnya masih banyak pemilik usaha yang salah informasi pembuatan ISO dan biayanya sehingga enggan untuk melakukan pengurusan. Padahal sertifikasi ISO dapat digunakan sebagai sarana dalam menjaga nilai kualitas produk agar sesuai dengan aturan.

Manfaat Pembuatan ISO Dan Biayanya Cari Tahu Disini
Manfaat Pembuatan ISO Dan Biayanya Cari Tahu Disini

Untuk meluruskan hal tersebut di artikel ini akan ada penjelasan tentang pembuatan ISO dan biayanya. Untuk lebih jelasnya silahkan Anda simak uraiannya di bawah ini.

Apa Itu ISO ?

Sebelum masuk pada pembahasan tentang pembuatan ISO dan biayanya, akan lebih baik jika Anda pahami terlebih dahulu apakah yang dimaksud dengan ISO itu?

Istilah ISO merupakan kepanjangan dari International Organization for Standardization atau Organisasi Internasional untuk Standardisasi (mutu). 

Wujud ISO adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bertaraf internasional, dimana anggotanya merupakan para wakil dari badan standardisasi nasional yang ada di setiap negara. 

Jumlah negara yang terdaftar sebagai anggota organisasi ISO adalah lebih dari 160 negara di dunia.

Kesemua negara yang menjadi anggota badan ISO tersebut masing-masing memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan standar mutu baik produk maupun jasa yang dihasilkan. Termasuk juga memperhatikan kualitas, efisiensi, dan keamanan pada sistem.

Sebenarnya kepemilikan sertifikasi ISO tidak serta merta diterapkan sebagai kewajiban pada semua perusahaan pada suatu negara yang menjadi anggota ISO. Akan tetapi pembuatan ISO dan biayanya merupakan jaminan akan kualitas produksi perusahaan tersebut.

Sehingga diharapkan akan semakin banyak pengusaha yang mau untuk segera melakukan pembuatan ISO.  

Lembaga Pengelola ISO Dan Alur Kerjanya

Lantas siapakah lembaga yang mengelola ISO? Lembaga ISO berdiri tepat pada 23 Februari 1947. Dari awal pendirian hingga saat ini ISO adalah merupakan lembaga non pemerintah. 

Akan tetapi meski begitu lembaga ISO memiliki pengaruh kuat sebagai pembuat ketetapan standar mutu baik bagi sektor industri dan komersial bagi semua negara (anggotanya) di dunia. 

Bahkan lembaga ISO juga mampu untuk membuat ketetapan standar tersebut menjadi semacam hukum melalui serangkaian persetujuan atau standar nasional. Dalam praktiknya, ISO juga melakukan serangkaian kerjasama dengan pemerintah dari setiap negara.

Selain sebagai pembuat ketetapan standar mutu, ISO juga berperan untuk memperkenalkan standarisasi internasional tersebut. Sehingga diharapkan semua sektor industri dan komersial yang ada di negara anggota ISO paham akan pentingnya pembuatan ISO dan biayanya.

Alur kerja ISO saat akan menetapkan sebuah standar mutu adalah selalu melibatkan perwakilan dari 160 negara anggotanya. Lembaga tersebut akan mengundang perwakilan dari setiap negara anggota untuk melakukan pembahasan tentang standarisasi mutu.

Manfaat ISO Bagi Bisnis

Manfaat pembuatan ISO dan biayanya adalah sebagai sebuah sarana penerapan sebuah standar mutu bertaraf internasional, baik di bidang komersial maupun industrial. Selain itu pembuatan ISO memiliki kegunaan lainnya, antara lain adalah:

1. Meningkatkan Citra Positif Perusahaan

Manfaat pertama yang dapat dirasakan secara langsung dari pembuatan ISO adalah terdongkraknya citra positif dari perusahaan pemilik sertifikat ISO. Image tersebut bukan saja berdampak lokal, namun juga akan berkembang hingga ke luar negeri.

2. Menjamin Kredibilitas Perusahaan

Semua perusahaan yang telah sah sebagai pemegang sertifikat ISO akan diakui jika produknya memiliki standar mutu tinggi. Hal tersebut selain menjadi kebangaan, juga menjadi semacam surat izin tak tertulis untuk dapat menjalankan bisnis di tingkat global.

Sebab dimilikinya standar mutu internasional menandakan jika produk yang dihasilkan memiliki tingkat kredibilitas yang dapat menjamin kepuasan pelanggan.

3. Menambah Tingkat Kepercayaan Konsumen

Meraih kepercayaan dari pihak konsumen bukanlah perkara yang mudah bagi suatu produk. Biasanya hal tersebut akan timbul ketika produk tersebut memiliki kualitas yang teruji secara standar mutu. 

Nah pembuatan ISO dan biayanya adalah sarana untuk meraih kepercayaan konsumen. Melalui ISO konsumen akan melihat jika kredibilitas perusahaan mumpuni serta produk yang dihasilkan memiliki standar mutu secara internasional.

Tentu saja dampak dominannya adalah konsumen jadi tertarik untuk memilih produk tersebut daripada produk lain yang tanpa penyertaan sertifikasi ISO.

4. Menghemat Dana

Apa kaitan antara pembuatan ISO dan biayanya dengan penghematan dana perusahaan? Jadi begini, standar ISO juga meliputi kinerja produksi serta pemantauan produk gagal. 

Dengan sistem pengaturan yang khusus maka pihak pengelola usaha akan dapat memantau ketika suatu produk gagal dihasilkan atau terjadinya penurunan kinerja. Dengan mengetahui sejak dini, maka perusahaan akan dapat mengambil langkah penanggulangan.

Sekaligus juga mengambil tindakan antisipasi agar hal tersebut tak terjadi lagi. Akibatnya tentu saja kerugian yang jauh lebih besar dapat dihindarkan, sehingga perusahaan dapat menghemat dana.

5. Kualitas Produk Bertaraf Internasional

Dari hari ke hari persaingan dunia usaha semakin ketat, tidak saja di tingkat nasional namun juga merambah hingga di tingkat global. Hal tersebut memaksa para pengusaha untuk meningkatkan kualitas produknya.

Salah satu cara mudah untuk memenangkan persaingan usaha secara global adalah melakukan pembuatan ISO dan biayanya. Nantinya perusahaan akan melakukan proses PDCA (Plan, Do, Check, Act) sesuai ketentuan ISO.

Sehingga dengan penerapan ISO pada proses produksi tersebut, maka barang atau jasa yang dihasilkan akan sesuai dengan syarat perdagangan global.

6. Kinerja karyawan lebih optimal

Standar manajemen mutu yang ditetapkan oleh ISO berupa tindakan penyesuaian kinerja bagi semua jajaran di suatu perusahaan. Melalui penerapan standar mutu ISO itulah maka unjuk kerja karyawan akan menjadi lebih efektif, efisien serta produktif.

7. Masyarakat Terjamin Mendapatkan Produk Terbaik

Penerapan ISO di dalam rangkaian proses produksi akan menjadi jalan keluar bagi terciptanya barang dan jasa yang berkualitas. Hal ini tentu saja akan menjadi kabar gembira bagi anggota masyarakat yang berarti akan lebih mudah mendapatkan barang dan jasa berkualitas unggul.

Jenis-Jenis ISO

Apa sajakah jenis ISO yang ada? Berikut daftar ISO yang sebagian besar telah diterapkan oleh perusahaan-perusahaan di tanah air.

1. ISO 9001

Yang pertama adalah jenis ISO 9001, yaitu jenis standar mutu ISO bagi industri manufaktur. Dengan ISO 9001 maka perusahaan akan dapat menciptakan metode yang lebih efektif dan permanen pada proses produksi yang dijalankan. 

Metode tersebut akan digunakan untuk penciptaan barang yang berkualitas sesuai dengan kondisi yang diharapkan oleh konsumen. Selain itu perusahaan juga akan mendapatkan jalan keluar terkait dengan biaya produksi agar dapat berguna secara efektif dan efisien.

Melalui ISO 9001, maka perusahaan akan dapat mengidentifikasi, mendokumentasi dan meningkatkan sistem yang memenuhi syarat mutu yang berkaitan dengan:

  • Standar keamanan.
  • Manufaktur yang ramah lingkungan.
  • Efisiensi terhadap produksi barang yang diharapkan.
  • Standar spesifikasi pada dimensi serta fungsional produk.

2. ISO 14001

Yang kedua adalah ISO 14001. ISO ini merupakan adalah standar mutu internasional yang berupa penetapan persyaratan bagi lembaga yang ingin meningkatkan penampilan, performa serta prestasi kerja lingkungan mereka.

Selain itu ISO 14001 juga akan membantu peningkatan efisiensi operasional melalui proses jangka pendek dan jangka panjang. Hal tersebut dicapai melalui pengelolaan dan penggunaan sumber daya yang efisien.

3. ISO 22000

Jenis ISO 22000 ini merupakan standarisasi mutu secara global di bidang sistem manajemen keamanan pangan. ISO 22000 ini lahir sejak tahun 2005 dan menjadi ketetapan yang mengikat semua perusahaan yang jenis usahanya berkaitan dengan rantai makanan.

Tujuan diciptakannya ISO 22000 adalah adanya standar global pada terciptanya kepastian keamanan pangan. Dengan ISO 22000 maka diharapkan akan terjadi keselarasan mutu yang terstandarisasi secara global pada semua bagian yang terlibat.

Jadi semua produsen yang terlibat pada rantai pasokan pangan dapat menerapkan ISO 22000 ini demi terciptanya produk pangan yang aman bagi konsumen.

4. ISP/IEC 27001

Selanjutnya ada ISO/IEC 27001 yang merupakan standar mutu internasional bagi sistem manajemen keamanan informasi. 

Dengan penerapan ISO/IEC 27001 ini maka semua perusahaan dapat mengelola keamanan informasi miliknya, baik pada proses maupun teknologinya agar sesuai dengan standar keamanan informasi global dunia.

Standarisasi mutu melalui penerapan ISO 27001 nantinya akan berupa kerangka kerja yang meliputi pembuatan, penerapan, pengoperasian, pemantauan dan peninjauan. 

Selain itu standar mutu juga diaplikasikan pada pemeliharaan serta peningkatan sistem manajemen keamanan informasi

5. 3ISO/IEC 17025

3ISO/IEC 17025 adalah standar mutu global yang digunakan bagi kinerja suatu lembaga pengujian atau laboratorium. Penerapan standar mutu pada bidang ini memiliki tujuan agar pihak konsumen akan selalu mendapatkan kepastian hasil uji lab yang akurat.

6. ISO 28000

Jenis ISO berikutnya adalah ISO 28000. ISO ini merupakan standar mutu global yang menetapkan pengaturan keamanan rantai pasokan. Melalui penerapan ISO ini maka perusahaan akan dapat terbantu dalam memantau ancaman keamanan rantai pasokan perusahaan.

Bahkan bukan hanya memantau saja, standar mutu yang satu ini juga memastikan perusahaan memiliki langkah keamanan yang tepat guna melindungi properti serta rantai pasokan.

7. ISO 50001

ISO 50001 merupakan ketetapan standar mutu tingkat global untuk sistem manajemen energi. Standar mutu ini diharapkan akan mampu untuk mengembangkan, mengimplementasikan, dan meningkatkan sistem pelayanan bidang energi.

Melalui penerapan ISO 5001 maka sebuah perusahaan akan diminta untuk menciptakan sebuah aturan baru yang berkaitan dengan pemanfaatan energi. Pada aturan baru tersebut perusahaan harus memastikan jika penggunaan energi di masa mendatang akan efektif dan efisien.

Selain itu penerapan ISO 5001 juga akan menetapkan tujuan dan sasaran yang harus dicapai oleh perusahaan, sekaligus sarana peninjauan dampak yang dihasilkan.

8. ISO 45001

ISO 45001 adalah jenis standar mutu tingkat global yang menyajikan satu kerangka kerja bagi perusahaan untuk peningkatan kinerja manajemen kesehatan sekaligus keselamatan kerja bagi karyawannya.

Tujuan akhirnya adalah penyediaan tempat kerja yang sehat, aman dan nyaman bagi karyawan sekaligus pengunjung perusahaan tersebut.

Pada implementasi ISO nantinya perusahaan akan diminta untuk mampu mengendalikan semua faktor pencetus risiko. Risiko yang harus ditanggulangi sangat menyeluruh mulai dari pencegahan cedera, sakit hingga kematian ekstrim. 

Selain itu perusahaan juga akan diminta membuat penanggulangan dampak buruk pada karyawan baik yang bersifat fisik, psikis hingga kognitif karyawan.

9. ISO 37001

Yang terakhir adalah ISO 37001 yang merupakan jenis standar mutu global di dalam penanggulangan kegiatan anti suap. Implementasi ISO 37001 ini akan meliputi penetapan, penerapan, pemeliharaan dan peningkatan program anti suap.

Pembuatan ISO Dan Biayanya

Nah setelah tahu begitu banyak sekali manfaat yang diperoleh dari penerapan standar mutu global, maka Anda pasti akan penasaran dengan cara pembuatan ISO dan biayanya. Sebenarnya biaya sertifikasi ISO tidaklah mengikat dan dapat bervariasi pada setiap tempat. 

Biasanya biaya pembuatan ISO akan sangat berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Perbedaan itu tergantung pada ruang lingkup bisnis, tingkat kompleksitas proses, dan jenis standar ISO yang akan diterapkan. 

Secara detail pembuatan ISO dan biayanya tergantung pada beberapa faktor, yaitu:

1. Ruang Lingkup Penerapan

Faktor pertama yang mempengaruhi besaran biaya sertifikasi ISO adalah ruang lingkup dari perusahaan yang akan diterapkan ISO melalui proses audit terlebih dahulu. 

Semakin luas ruang lingkup yang akan diaudit maka sudah pasti akan semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan. Sehingga tentu saja harga untuk melakukan proses audit pada satu lembaga akan berbeda dengan harga audit yang hanya dilakukan pada satu divisi.

2. Jumlah Karyawan

Faktor lain yang juga berpengaruh pada pembuatan ISO dan biayanya adalah jumlah karyawan. Biasanya badan sertifikasi akan mengeluarkan tagihan biaya berdasarkan jumlah karyawan tetap yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

Akan tetapi ada juga badan sertifikasi yang menghitung jumlah karyawan secara keseluruhan, yaitu baik karyawan tetap maupun karyawan kontrak. Jadi semakin besar jumlah karyawan sehingga semakin besar proses audit yang dilakukan, maka tentu biayanya juga makin tinggi.

3. Durasi Surveillance

Durasi surveillance biasanya berkisar antara enam hingga dua belas bulan. Semua tergantung kebijaksanaan dari badan sertifikasi yang menangani.

4. Jumlah Mandays

Mandays atau manhour adalah jumlah hari audit dikalikan dengan jumlah auditor yang melakukan pemeriksaan. Semakin panjang waktu pelaksanaan audit serta semakin banyak jumlah auditor tentu akan berdampak pada tingginya biaya sertifikasi. 

5. Lokasi Perusahaan

Hal lain yang juga berpengaruh pada pembuatan ISO dan biayanya adalah lokasi perusahaan yang akan diaudit. 

Semakin jauh jarak perusahaan yang akan diaudit akan meningkatkan biaya sertifikasi. Karena perusahaan harus menanggung biaya akomodasi dan transportasi para auditor, sekaligus tambahan biaya mandays tentu saja.

Penyedia Jasa Layanan Sertifikasi ISO

Dari uraian di atas maka Anda dapat mengambil kesimpulan jika pengurusan ISO sangatlah penting. Akan tetapi Anda juga harus bijak dalam menyusun strategi pembuatan ISO dan biayanya, terutama jika lokasi perusahaan ada di daerah.

Nah jika tak ingin ribet dengan segala hal yang berkaitan dengan pengurusan sertifikat ISO maka Anda dapat menghubungi Pusatskk.com yang berlokasi di Pekanbaru, Riau.

Alasan Memilih PusatSkk

Ada banyak alasan mengapa Anda harus menjatuhkan pilihan pada PusatSKK. PusatSkk adalah penyedia jasa layanan di bidang pembuatan Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi (SKK), Sertifikat Badan Usaha (SBU), ISO, Akuntan Publik dll yang berpengalaman.

Pengalaman selama bertahun-tahun membuat PusatSkk menjadi penyedia jasa yang terpercaya di bidang sertifikasi. 

Selain itu PusatSkk juga memberikan pelayanan profesional dengan menggandeng partner kerja yang kredibel. Yang paling penting, PusatSkk juga akan sangat responsif terhadap permintaan Anda dengan siap melayani 24 jam non-stop.

Bagaimana Cara Kontak PusatSKK?

Jika Anda berminat, maka untuk info lebih lanjut silahkan hubungi nomor telepon 0823.8226.8556. Atau berkunjung secara langsung ke alamat kantor di Jl. H. Sutomo No. 07 Pekanbaru, Riau, Indonesia 28289.

Semoga penjelasan mengenai ISO, cara pembuatan dan biayanya di atas dapat membantu dan bermanfaat ya!

Hubungi Kami
Hubungi Kami
Saya ingin membuat SKK, SBU, & ISO